Bandung, 6 Januari 2026 - Mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Teknologi Digital (UTD) melaksanakan kunjungan akademik ke Kantor Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman praktis mengenai keterkaitan antara hukum dan dunia usaha. Kegiatan bertajuk Goes to KADIN ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa tentang implementasi Law and Business dalam aktivitas industri dan perdagangan, sekaligus membuka wawasan mengenai tantangan serta peluang yang dihadapi pelaku usaha dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital saat ini.
Rombongan mahasiswa disambut langsung oleh Ketua KADIN Kota Bandung, Ir. Iwa Gartiwa, M.M., yang menyampaikan paparan mengenai peran strategis KADIN sebagai mitra pemerintah dan rumah besar bagi para pengusaha. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bagaimana KADIN berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memfasilitasi kolaborasi antar pelaku usaha, serta memastikan aktivitas bisnis berjalan sesuai koridor regulasi hukum yang berlaku. Turut hadir Drs. Bambang Tris Bintaro yang berbagi pengalaman terkait penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya dalam membangun ekosistem usaha yang sehat, legal, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, di mana mahasiswa diberikan kesempatan untuk menggali berbagai isu aktual seputar hukum bisnis, regulasi industri, perizinan usaha, perlindungan konsumen, hingga tantangan kepatuhan hukum dalam praktik usaha sehari-hari. Antusiasme mahasiswa terlihat dari banyaknya pertanyaan kritis yang diajukan, mencerminkan semangat untuk memahami penerapan teori hukum dalam realitas dunia bisnis yang dinamis.
Ketua Program Studi Hukum Universitas Teknologi Digital, [Nama Kaprodi Hukum], menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari strategi pembelajaran berbasis praktik lapangan guna membekali mahasiswa dengan kompetensi aplikatif. Ia menegaskan bahwa penguasaan ilmu hukum di era modern harus diimbangi dengan pemahaman konteks bisnis agar lulusan mampu berperan sebagai profesional hukum yang adaptif dan solutif bagi kebutuhan industri. Menurutnya, kegiatan seperti ini juga melatih mahasiswa membangun komunikasi profesional, berpikir analitis, serta memperluas jejaring dengan para pelaku usaha.
Rektor Universitas Teknologi Digital, [Nama Rektor], turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk implementasi visi kampus dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Ia menekankan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi kunci dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan global di bidang hukum dan bisnis. Rektor juga berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda berkelanjutan dalam rangka memperkuat karakter lulusan Universitas Teknologi Digital yang profesional, inovatif, dan berdaya saing.
Selain memperoleh wawasan akademik dan praktis, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan membangun relasi dengan para pengurus KADIN serta pelaku usaha lokal. Interaksi ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi di masa depan, baik dalam bentuk magang, penelitian terapan, maupun pendampingan hukum bagi sektor usaha kecil dan menengah.
Melalui kunjungan ini, Universitas Teknologi Digital kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan proses pembelajaran yang kontekstual, partisipatif, dan selaras dengan perkembangan industri. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, tetapi juga memperkuat posisi Program Studi Hukum UTD sebagai program studi yang responsif terhadap dinamika Law and Business di era transformasi ekonomi digital.